PT. Kontak Perkasa Futures News

Lady Gaga Punya Gangguan Depresi Seperti Ingin Mati

14 Sep 2016 - 14:36 WIB

Kepopuleran ternyata tidak membuat Lady Gaga bahagia | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan

 


Lagu terbaru Gaga yang berjudul Perfect Illusion juga disebut-sebut merupakan lagu untuk sang mantan. Tapi Taylor membantah kabar tersebut.

“Aku sangat mencintai Taylor dan lagu ini bukan tentang Taylor,” ujar Gaga saat wawancara dengan SiriusXM Radio.

Baru-baru ini, desainer Tom Ford juga mengakui tentang gangguan depresi yang dialaminya. Hampir mirip dengan Gaga, Tom sering berniat untuk bunuh diri.

“Aku masih ingat saat pikiran pertamaku ingin bunuh diri di usia delapan tahun. Hal tersebut terjadi turun-temurun. Keluargaku memiliki masalah tersebut, seperti alkohol dan hal itu juga yang harus aku atasi,” kata Tom seperti dikutip dari Female First.

Saat karierku berhenti, aku tidak ingat apapun. Ini seperti aku mengalami trauma. Aku butuh waktu untuk mengkalibrasi jiwaku,” kata Gaga seperti dikutip Mirror.

Wanita 30 tahun itu tidak malu mengakui bahwa ia memiliki gangguan depresi. Hingga saat ini pun Gaga masih mengonsumsi obat anti-depresan setelah merasa traumatis.

“Aku masih minum obat. Aku tidak mengatakan lebih baik dengan obat. Aku tidak mendorong kaum muda untuk minum anti-depresan,” ungkap Gaga.

Ketika ditanya apakah Gaga mengalami gangguan emosional setelah putus dari Taylor Kinney setelah lima tahun pacaran. Dengan singkat Gaga menjawab bahwa dia baik-baik saja.

Kepopuleran ternyata tidak membuat Lady Gaga bahagia. Di tengah puncak kariernya, pelantun ‘Poker Face’ itu ternyata mengalami gangguan depresi yang sudah sejak lama.

Penyanyi dengan gaya kontroversial itu menceritakan awal mula ia mengalami depresi. Setelah merilis albumnya di 2013, Gaga mengaku mengalami gangguan depresi yang cukup panjang. Gaga merasa kelelahan seperti orang yang ingin mati.

 

Lady Gaga Bergulat dengan Obat-obatan | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan

 


Untuk menenangkan apa yang dihadapinya itulah Gaga mengaku kerap dibantu obat-obatan. “Saya minum obat. Tapi saya tidak mengatakan saya merasa sepenuhnya baik karena obat-obatan. Saya tidak akan mendorong anak muda bergantung pada obat antidepresi atau obat penenang hati,” ujarnya.

Setelah berjuang keras mengatasi depresi dan kecemasannya, sang pelantun Bad Romance sudah merasa lebih baik kini. Namun, tetap saja ia belum bisa menjaga dirinya sendiri sepenuhnya.

“Saya sudah benar-benar melihat kesejahteraan hidup saya. Saya ingin segera meninggalkan masa-masa di saat saya berusia 20-an. Dan saya seperti, ‘Terima kasih saya mendapatkannya. Anda muda, gila, dan liar. Selamat tinggal,’” ungkapnya sambil berkata pada dirinya sendiri di masa lalu.

Ia menambahkan, “Usia 30 ini begitu fantastis karena saya seperti memiliki semua pelajaran dari masa-masa saat usia saya 20-an,” pungkas pemilik nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu.

Mengutip Contact Music, Gaga mengungkapkan bahwa memuncaknya karir yang dibangun secara tiba-tiba membuat dirinya merasa trauma akan ketenaran. Ia mengaku, sampai saat ini dirinya belum merasa dapat mengatasi semua itu.

Kini, pada umurnya yang sudah menginjak kepala tiga, Gaga ingin mendapat perawatan yang layak. “Saya merasa lelah dan seperti orang sekarat. Tak lama setelah merilis album terakhir 2013 lalu, saya merasa butuh waktu untuk menstabilkan diri,” kata Gaga mengungkapkan, saat diwawancara Mirror.

Gaga menambahkan, setelah karirnya memuncak ia tidak ingat apa pun soal euforia ketenaran seperti selebriti lain. Yang dirasakannya hanyalah trauma. “Saya perlu waktu untuk menyesuaikan kembali jiwa saya,” katanya yang merasa tetap baik meski pertunangannya dengan aktor Taylor Kinney gagal.

Di tengah promosi single terbaru bertajuk Perfect Illusion, penyanyi Lady Gaga mengaku hingga kini masih bergantung pada obat-obatan untuk mengatasi depresi dan kecemasan. Biang keladi ketergantungan itu adalah ketenarannya sendiri.

LADY GAGA DUKUNG SELENA GOMEZ REHAT TUR KONSER | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan

 


“Pada rekaman ini, aku mencoba menghabiskan tiga tahun terakhir mengukur ulang diriku sendiri. Jadi aku bisa memilki memiliki hubungan manusia dengan orang-orang di seluruh dunia yang mungkin tidak berpikir kalau mereka bisa memiliki hubungan dengan orang sepertiku,” tambahnya.

Baginya, menjadi seorang selebriti harus mengubah pemikiran tentang pekerjaannya. Ia mengatakan bahwa dirinya bahkan sempat mundur sejenak sebelum mengerjakan karya musik terakhirnya.

Keputusan Selena Gomez untuk istirahat dari tur konser REVIVAL TOUR mendapat dukungan dan pengertian dari Lady Gaga. Pelantun Poker Face tersebut dimintai keterangan perihal masa rehat penyanyi 24 tahun itu dari rasa depresi dan panik akibat penyakit lupus.

“Aku akan bilang kalau ketenaran itu sangat mengisolasi. Hal ini membutuhkan waktu beberapa saat untuk kamu menstabilkan diri, khususnya kalau kamu benar-benar bekerja untuk musik atau keahlianmu, karena dapat mengganggu segalanya,” ujar Gaga dilansir ET Online.

 

 

PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan

 


TAGS   musik / Selebriti /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive